Homesick Di Kampung Inggris? 7 Cara Ampuh Usir Galau!

ilustrasi homesick di kampung inggris

Halo, Teman Global!

Koper sudah penuh, tiket keberangkatan sudah di tangan dan bayangan serunya belajar bahasa asing sudah ada di kepala. Tapi, begitu kaki menginjakkan tanah Kampung Inggris Pare tiba-tiba ada perasaan aneh yang menyelinap masuk. Rasanya sepi, asing, dan kangen banget sama masakan Ibu di rumah.

Tenang saja, Teman Global enggak sendirian, kok. Perasaan homesick di Kampung Inggris itu adalah hal yang sangat manusiawi dan hampir dirasakan oleh semua perantau baru di sini. Mimin Global paham banget rasanya. Malam pertama tidur di camp atau asrama pasti terasa beda banget sama kasur empuk di rumah.

Tapi tunggu dulu, jangan buru-buru menyerah! Mimin Global punya beberapa jurus andalan buat Teman Global supaya bisa berdamai dengan rasa kangen ini.

Yuk, simak obrolan kita kali ini biar Teman Global makin siap mental!

Baca Juga: 10 Rahasia Kehidupan di Kampung Inggris Pare Tanpa Nyesel!

Kenapa Sih Bisa Kena Homesick?

Sebenarnya, homesick di Kampung Inggris itu bukan tanda kalau Teman Global lemah atau manja. Ini adalah respon alami otak kita ketika harus beradaptasi dengan lingkungan baru secara drastis. Di rumah, semua serba tersedia. Mau makan tinggal ambil, baju kotor ada yang cucikan, dan teman main sudah hafal karakter kita.

Di Kampung Inggris Pare, Teman Global dipaksa mandiri. Mulai dari antre mandi, cari makan sendiri, sampai harus ngomong bahasa Inggris setiap hari kalau ambil program full day bareng teman di camp.

Perubahan rutinitas inilah yang memicu homesick di Kampung Inggris muncul di minggu-minggu awal. Mimin Global saranin, terima saja perasaan itu. Enggak perlu dilawan keras-keras, tapi harus dikelola biar enggak ganggu tujuan utama Teman Global ke sini.

Tips Atasi Homesick ala Mimin Global

Biar galau enggak berlarut-larut, Mimin Global sudah rangkum hal-hal seru yang bisa Teman Global lakukan. Dijamin, cara-cara ini bakal bikin homesick di Kampung Inggris perlahan hilang dan berganti jadi rasa betah.

1. Cari “Circle” Pertemanan Baru Secepatnya

Obat paling ampuh buat homesick di Kampung Inggris adalah teman. Di hari pertama orientasi atau masuk kelas, cobalah untuk SKSD (Sok Kenal Sok Dekat) ke teman sekelas. Sapa teman sebangku atau teman satu kamar. Ingat, mereka juga sama-sama perantau yang mungkin lagi ngerasa kesepian juga.

Ketika Teman Global punya teman ngobrol buat makan bareng atau sekadar curhat soal susahnya grammar, beban di hati bakal berkurang drastis. Teman seperjuangan inilah yang bakal jadi keluarga baru selama di Pare.

2. Eksplorasi Kuliner Pare yang Murah Meriah

Salah satu hal yang bikin kangen rumah biasanya adalah makanan. Tapi, Kampung Inggris Pare punya sejuta kuliner yang siap memanjakan lidah Teman Global. Daripada meratapi nasib di kamar camp, mending ajak teman baru buat wisata kuliner.

Cobain ketan susu (tansu), nasi pecel tumpang yang legendaris, atau jajan cilok di pinggir jalan Brawijaya. Sensasi nyobain makanan baru ini bakal mengalihkan fokus pikiran Teman Global dari rasa homesick di Kampung Inggris menjadi rasa penasaran buat nyobain menu lainnya besok. Perut kenyang, hati pun senang!

3. Sewa Sepeda dan Keliling Desa

ilustrasi homesick di kampung inggris
ilustrasi homesick di kampung inggris

Kampung Inggris Pare itu unik banget karena atmosfernya yang masih ndeso tapi modern. Mimin Global saranin Teman Global sewa sepeda onthel terus gowes sore-sore ke area persawahan di sekitar Tulungrejo atau Pelem.

Angin sore yang sepoi-sepoi dan pemandangan hijau itu healing banget, lho. Aktivitas fisik kayak gini memicu hormon endorfin yang bikin suasana hati lebih baik. Percaya deh, capek habis gowes bakal bikin Teman Global tidur nyenyak dan lupa kalau lagi homesick di Kampung Inggris.

4. Fokus pada Target Belajar

Ingat lagi niat awal Teman Global jauh-jauh datang ke sini. Mau lancar speaking? Mau kejar skor TOEFL? Atau mau persiapan beasiswa? Jadikan target itu sebagai motivasi utama.

Kalau jadwal padat, otomatis otak enggak sempat melamun. Ikuti semua program kelas pagi sampai malam dengan antusias. Semakin sibuk Teman Global dengan hafalan vocab atau latihan speech, semakin kecil celah buat homesick di Kampung Inggris datang mengganggu. Jadikan rasa kangen sebagai motivasi tambah semangat: “Aku harus sukses belajar biar pas pulang bisa banggain orang rumah!”

5. Atur Jadwal Video Call

Nah, ini poin yang agak tricky. Menelepon orang tua atau pacar memang bisa mengobati rindu, tapi kalau keseringan malah bahaya. Kalau setiap jam Teman Global video call orang rumah, yang ada malah makin enggak mandiri dan makin berat buat adaptasi.

Tips dari Mimin Global, coba deh atur jadwal komunikasi. Misalnya, cukup telepon malam hari sebelum tidur atau dua hari sekali. Sisa waktunya gunakan buat bersosialisasi di dunia nyata alias di Pare. Cara ini efektif banget buat mengurangi dampak homesick di Kampung Inggris tanpa memutus tali silaturahmi.

6. Sulap Kamar Jadi Zona Nyaman

Meskipun Teman Global tinggal di asrama atau camp yang sederhana, bukan berarti enggak bisa dibikin nyaman, lho. Salah satu trik ampuh buat meredam homesick di Kampung Inggris adalah dengan membawa sedikit benda dari rumah.

Coba deh bawa sarung bantal kesayangan, foto keluarga yang dipajang di meja belajar, atau bahkan boneka kecil yang biasa nemenin tidur. Benda-benda familiar ini secara psikologis bikin otak merasa lebih aman dan tenang. Jadi, pas masuk kamar setelah seharian belajar, Teman Global enggak merasa asing-asing banget sama suasananya. Ingat, kenyamanan tempat istirahat itu kunci utama biar betah.

7. Tumpahkan Perasaan Lewat Jurnal atau Vlog

ilustrasi homesick di kampung inggris
ilustrasi homesick di kampung inggris

Kadang, rasa homesick di Kampung Inggris itu muncul karena kita memendam terlalu banyak emosi sendirian. Kalau sungkan curhat ke teman baru, coba deh tumpahkan lewat tulisan di jurnal harian. Tulis semua keluh kesah, dari mulai kangen masakan rumah sampai bingungnya belajar tenses.

Atau kalau Teman Global tipe yang suka ngomong di depan kamera, bikin aja daily vlog. Anggap kamera itu teman curhat. Selain melegakan hati, dokumentasi ini bakal jadi kenang-kenangan super lucu di masa depan. Nanti pas sudah lulus, kalian bakal ketawa sendiri liat video curhatan galau gara-gara homesick di Kampung Inggris yang ternyata cuma drama sesaat.

Keuntungan Bertahan Melewati Fase Homesick

Mimin mau kasih tahu satu rahasia kalau Teman Global berhasil melewati satu atau dua minggu pertama tanpa pulang kampung, mental kalian bakal jadi sekuat baja. Mengatasi homesick di Kampung Inggris adalah proses pendewasaan diri yang luar biasa.

Setelah fase galau ini lewat, Teman Global bakal menemukan versi diri yang lebih berani, lebih luwes bergaul, dan tentunya lebih jago bahasa Inggris. Banyak alumni Global English yang awalnya nangis-nangis minta pulang, eh pas program selesai malah nangis enggak mau pulang karena sudah terlalu nyaman sama suasana Pare.

Baca Juga: 7 Motivasi Belajar di Kampung Inggris Anti Gagal!

Yuk, Nikmati Prosesnya!

Jadi, buat Teman Global yang sekarang lagi baca artikel ini sambil nahan air mata di pojokan kamar, hapus air matanya, ya! Tarik napas panjang, keluar dari kamar, dan sapa teman di sebelahmu. Rasa homesick di Kampung Inggris itu cuma sementara, tapi ilmu dan pengalaman yang bakal kamu dapatkan di sini akan berguna selamanya.

Nikmati setiap momennya, dari susahnya bangun pagi buat morning class sampai serunya nongkrong malam minggu di jalanan Pare. Mimin yakin Teman Global pasti bisa melewatinya dengan keren.

Sudah siap buat lupain galau dan mulai petualangan seru bareng kami?

Jangan biarkan homesick mengganggu proses belajar!

Perasaan rindu rumah itu wajar. Tapi, kabar baiknya, homesick paling ampuh dilawan dengan kesibukan dan fokus yang intensif.

Program 1 Month English Booster dari Global English dirancang persis untuk itu: 3-4 kali pertemuan kelas plus 2 kali program camp setiap hari! Jadwal super padat ini akan memastikan Teman Global enggak ada waktu buat galau, dan yang pasti, skill Bahasa Inggris langsung melesat tajam dalam 30 hari.

Waktunya ubah homesick jadi auto-focus & auto-lancar Bahasa Inggris!

DAFTAR 1 MONTH ENGLISH BOOSTER SEKARANG & LAWAN HOMESICK DENGAN PRESTASI!

Referensi:

  • Mirza, Rina & Hutagalung, Mida & Silalahi, Lamtiar & Petrisely, Welsi & Elvinawanty, Rianda & Hafni, Merri. (2024). Resiliensi Ditinjau Dari Regulasi Emosi Pada Mahasiswa Perantauan. Jurnal Diversita. 10. 143-155. 10.31289/diversita.v10i1.9040.
  • Thurber, C. A., & Walton, E. A. (2012). Homesickness and adjustment in university students. Journal of American college health : J of ACH60(5), 415–419. https://doi.org/10.1080/07448481.2012.67352

CTA Global English
Rieska Novia

Rieska Novia

Halo, aku Rieska Novia! Seorang fresh graduate Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi. Aku tertarik pada bidang perpustakaan, literasi dan kepenulisan kreatif. Saat ini lagi menekuni bidang SEO Content Writer.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *