
Hai, Teman Global!
Baru saja senang dapat email panggilan kerja, eh pas dibaca lagi ternyata sesi wawancaranya full pakai bahasa Inggris. Rasanya campur aduk, antara semangat mau dapat kerjaan baru sama panik karena sadar speaking masih sering belepotan. Tenang, rasa cemas itu wajar kok! Bukan karena Teman Global tidak mampu, tapi karena kita sering merasa tuntutan untuk bicara sempurna seperti penutur asli (native speaker).
Padahal HRD atau rekruter sebenarnya tidak mencari kesempurnaan tata bahasa (grammar) yang kaku, loh. Mimin Global sering mengingatkan bahwa poin utama dari interview bahasa Inggris adalah penyampaian pesan yang jelas. HRD ingin tahu apakah Teman Global bisa berkolaborasi dan menyelesaikan masalah menggunakan bahasa Inggris, bukan sedang menguji skor TOEFL kamu.
Jadi, daripada panik duluan memikirkan kesalahan yang belum terjadi, lebih baik kita fokus pada strategi praktis yang bisa Teman Global siapkan mulai sekarang. Berikut ada 7 strategi lolos interview bahasa inggris ala Mimin Global.
1. Ubah Mindset: Komunikasi Lebih Penting daripada Grammar
Trik pertama ini soal mental. Coba deh diingat, ketakutan terbesar Teman Global saat menghadapi interview bahasa Inggris biasanya apa? Takut salah tenses?
Faktanya, HRD di perusahaan multinasional itu manusia biasa. Mereka nggak akan langsung coret nama kamu cuma karena kamu salah pakai verb 2 pas cerita masa lalu. Yang mereka cari itu kepercayaan diri. Kalau jawabnya bisik-bisik atau kebanyakan mikir “hmm…”, itu baru masalah. Fokuslah biar pesan kamu sampai, bukan biar grammar-nya sempurna kayak buku paket sekolah.
Kesalahan paling umum saat menghadapi interview bahasa Inggris adalah Teman Global sering menghafal jawaban panjang lebar. Saat satu kata lupa, seluruh kalimat bisa berantakan dan bikin blank.
Coba deh, ubah pola pikirnya. Dalam interview bahasa Inggris, gunakan kalimat sederhana yang Teman Global pahami sepenuhnya. Kalimat pendek dengan struktur Subject + Verb + Object jauh lebih mudah dimengerti daripada kalimat majemuk yang berputar-putar.
Teman Global merasa lidah masih sering terbelit saat menyusun kalimat dasar, itu tanda butuh latihan rutin. Jangan nekat maju tanpa persiapan dasar. Pastikan speaking lancar dulu supaya rasa percaya diri terbangun secara alami, bukan dibuat-buat.
Cek Artikel Lainnya: 5 Langkah Cara Lancar Bahasa Inggris Tanpa Pusing Grammar!
2. Rumus Menjawab Pertanyaan Interview Bahasa Inggris “Tell Me About Yourself”
Ketika pertama kali diminta untuk memperkenalkan diri, Teman Global akan diberikan pertanyaan “Tell Me About Yourself” oleh recruiter. Pertanyaan ini menentukan kesan pertama, loh. Banyak kandidat terjebak dengan menceritakan ulang isi CV atau malah curhat soal kehidupan pribadi yang tidak relevan.
Coba deh, gunakan rumus sederhana Present-Past-Future agar jawabanmu terstruktur:
- Present (Saat Ini): Teman Global bisa menyebutkan posisi, peran atau pekerjaan Teman Global sekarang.
- Past (Masa Lalu): Ceritakan pengalaman magang, kerja atau skill relevan yang sudah dikuasai.
- Future (Masa Depan): Jelaskan kenapa posisi ini adalah langkah berikutnya untuk kariermu, kenapa kamu mau gabung bekerja di perusahaan ini.
Contoh perkenalan diri saat interview dengan rumus ini:
“I am currently a Digital Marketer specializing in social media content. Previously, I helped a local brand grow their audience by 20% in one year. I am interested in this role because I want to apply those skills to a larger market in your company.”
Jawaban seperti ini membuat interview bahasa Inggris terasa lebih profesional dan terarah.
3. Trik Menjawab “Kelebihan Diri” dengan Bukti Nyata

Kalau ditanya “What is your greatest strength?”, jangan cuma jawab “I am hardworking”. Itu membosankan dan nggak ada buktinya. Saat interview bahasa Inggris, coba jawab dengan format: Kelebihan + Contoh Kasus.
Misalnya: “My strength is time management. In my last job, I handled 3 projects simultaneously and delivered them on deadline.”
4. Jujur Tapi Solutif Saat Ditanya Kelemahan
Ini poin yang sering bikin Teman Global was-was. Saat ditanya “What is your weakness?”, jangan bilang “I have no weakness”. Itu sombong namanya. Tapi jangan juga bilang “I am lazy”. Itu cari masalah.
Pilih kelemahan yang nyata tapi sertakan solusinya (action plan). Contoh: “I sometimes forget small details. That is why I always use a checklist app to make sure everything is done correctly.” Ini menunjukkan kamu orang yang sadar diri dan bertanggung jawab.
Ingin Latihan Simulasi Tapi Nggak Ada Teman?
Teori di atas gampang dibaca, tapi praktiknya butuh jam terbang. Kalau Teman Global butuh partner simulasi yang bisa kasih feedback langsung soal pelafalan dan struktur kalimat yang tepat, Mimin Global sarankan cek program English Booster dari Global English. Kita bedah cara ngomong kamu biar lebih natural!
5. Teknik “Buying Time” Biar Nggak Cuma Bengong Aja
Trik kelima ini penyelamat saat bingung mau menjawab pertanyaan interview bahasa inggris yang ada diluar prediksi. Kalau dikasih pertanyaan susah saat interview bahasa Inggris, jangan diam lama atau cuma bilang “Eee…”.
Pakai frasa “That is an interesting question, let me think about it for a second“ (Pertanyaan menarik, izinkan saya berpikir sebentar).
Kalimat ini bikin kamu kelihatan tenang, elegan, dan memberi otak kamu waktu buat mikir jawaban yang pas. Ini salah satu tips lolos wawancara kerja bahasa Inggris yang paling ampuh.
6. Kuasai Kosakata “Familiar” di bidang Industri Kamu
Setiap pekerjaan punya bahasanya sendiri. Kalau Teman Global lamar jadi admin, wajib tau istilah kayak invoice, filing, atau correspondence. Kalau di marketing, pahami reach atau engagement. Menggunakan istilah yang tepat dalam interview bahasa Inggris bikin kamu terdengar profesional dan relevan dengan dunia kerja mereka.
7. Body Language: Pede Aja Dulu!
Terakhir, bahasa tubuh itu ngaruh banget. Jangan bungkuk, jangan lipat tangan di dada. Tatap mata pewawancara atau kamera kalau online.
Kalau salah ngomong, santai saja. Koreksi “Sorry, I mean…” lalu lanjut lagi. Jangan malah panik dan minta maaf berkali-kali. HRD lebih suka orang yang bisa handle kesalahan dengan tenang daripada yang gampang panik.
Lebih baik jujur jika tidak paham pertanyaan yang diberikan recruiter. Misalnya kalau pertanyaan pewawancara terlalu cepat atau kurang jelas, minta saja untuk diulang secara sopan dengan frasa “Could you please repeat the question?” lebih baik daripada sok tahu tapi jawabannya ngawur.
Baca Juga Artikel: Skill Bahasa Inggris Untuk Kerja Bisa Bikin Karirmu Melesat Jauh? Simak 5 Faktanya Di Sini!
Bedah Pertanyaan Interview Bahasa Inggris dan Jawabannya
Selain perkenalan, ada beberapa pertanyaan klasik yang perlu antisipasi. Berikut adalah pola pertanyaan interview bahasa Inggris dan jawabannya yang sering ditanyakan HRD Global:
1. “Why should we hire you?”

Ini momen untuk jualan skill. Jangan cuma bilang kamu pekerja keras. Hubungkan skill kamu dengan masalah perusahaan. Misalnya, “You need someone who can manage data efficiently. In my last job, I created a new filing system that saved the team 5 hours a week. I can bring that efficiency here.”
2. “What is your weakness?”
Jujur itu penting, tapi jangan menjatuhkan diri sendiri. Pilih kelemahan yang nyata, lalu sertakan solusi yang sedang kamu lakukan. Contoh jawabannya “I sometimes focus too much on details. To fix this, I use time-management apps to ensure I finish tasks on schedule.“
3. “Where do you see yourself in 5 years?”
Hati-hati, ini pertanyaan tentang komitmen. Ketika diberikan pertanyaan ini, sebenarnya HRD ingin tahu apakah rencana masa depan kamu sejalan dengan perusahaan. Jawablah dengan fokus pada pengembangan skill yang menguntungkan kedua pihak.
Contoh Jawaban: “I see myself growing into a senior role in this company, leading a team to handle bigger projects efficiently.” (Saya melihat diri saya berkembang ke posisi senior di perusahaan ini, memimpin tim untuk menangani proyek besar dengan efisien.)
4. “How do you handle stress or pressure?”
Di dunia kerja, stres itu pasti ada. Kalau kamu jawab “I never get stressed”, HRD bakal tahu kalau kamu bohong. Gunakan teknik cerita singkat: Situasi -> Tindakan -> Hasil. Ceritakan gimana kamu tetap tenang saat deadline mepet.
Contoh Jawaban: “I try to stay calm and prioritize my tasks. For example, in my last project, we had a sudden deadline change. I organized a quick team meeting to split the workload, and we finished it on time.” (Saya mencoba tetap tenang dan memprioritaskan tugas. Contohnya, di proyek terakhir ada perubahan deadline mendadak. Saya atur meeting cepat untuk bagi tugas, dan kami selesai tepat waktu.)
5. “What are your salary expectations?”

Nah, ini pertanyaan paling sensitif dalam interview bahasa Inggris. Jangan langsung sebut angka nominal kalau belum riset, nanti bisa kemurahan atau kemahalan. Trik dari Mimin Global adalah Berikan kisaran (range) angka yang masuk akal berdasarkan riset pasar untuk posisi tersebut, atau tanya balik anggaran mereka.
Contoh Jawaban: “Based on my experience and market research for this position, I am looking for a range between [Se-but Angka Terendah] to [Sebut Angka Tertinggi]. However, I am open to negotiation based on the benefits package.” (Berdasarkan pengalaman dan riset pasar, saya mengharapkan kisaran antara [Angka] sampai [Angka]. Namun, saya terbuka untuk negosiasi tergantung paket tunjangan yang ada.)
6. “Do you have any questions for us?”
Ini biasanya jadi penutup sesi interview bahasa Inggris. Pantang banget bilang “No, I am good”. Itu bikin kamu kelihatan pasif dan nggak antusias. Tanyakan sesuatu yang menunjukkan kamu peduli dengan budaya kerja atau tim mereka.
Contoh Jawaban: “Yes, I do. Could you tell me more about the team culture here? Or what is the biggest challenge the team is currently facing?” (Ya, ada. Bisakah ceritakan lebih banyak soal budaya tim di sini? Atau apa tantangan terbesar yang sedang dihadapi tim saat ini?)
Kesiapan Adalah Kunci
Menghadapi interview bahasa Inggris sebenarnya tidak terlalu menakutkan, kan? Saat Teman Global sudah memegang pola pertanyaan interview bahasa Inggris dan jawabannya, serta memiliki strategi perkenalan yang solid, setengah pertempuran sudah dimenangkan.
Ingat, HRD mengundang kamu wawancara karena mereka melihat potensi di CV kamu. Tugasmu sekarang tinggal meyakinkan mereka lewat obrolan tatap muka. Jangan biarkan kendala bahasa menghalangi karier impianmu.
Sudah siap untuk memukau HRD di wawancara berikutnya?
Yuk Gabung dan persiapkan Praktik Lancar Tes Interview Bahasa Inggris bareng Program English Booster dari Global English!
[Lancar Praktik Ngomong Bahasa Inggris Sekarang!]
Referensi:
- Yate, Martin. (2021). Knock ‘em Dead Job Interview: How to Turn Job Interviews into Job Offers. Adams Media. https://cdn.bookey.app/files/pdf/book/en/knock-‘em-dead-job-interview.pdf


