Scholarship Camp: Beasiswa Persiapan IELTS

Program intensif 4 bulan dari Global English Pare untuk kamu yang serius mengejar beasiswa kuliah luar negeri dengan fokus pada IELTS, essay, dan interview.

Durasi 4 bulan

Fokus IELTS

Untuk target S2/S3 luar negeri

Mentoring beasiswa

Hero Scholarship Camp

Dari Scholarship Camp ke Kampus Impian!

Scholarship Camp merupakan beasiswa intensif selama 4 bulan yang diselenggarakan oleh Global English di Kampung Inggris, Pare, dengan fokus pada pembekalan IELTS yang matang serta strategi komprehensif untuk meraih beasiswa S2 maupun S3 ke luar negeri.

16

Tahun Pengalaman Sejak 2008

50+

Tutor Berpengalaman

100%

Beasiswa Pendidikan

99+

Alumni Tembus Beasiswa

Apakah Scholarship Camp Cocok untuk Kamu?

Program ini dirancang untuk calon peserta yang memang serius mempersiapkan beasiswa luar negeri dan siap mengikuti proses belajar yang intensif.

  • ingin mengejar beasiswa S2 atau S3 luar negeri
  • sudah punya dasar bahasa Inggris
  • ingin fokus pada IELTS
  • siap mengikuti program intensif selama 4 bulan
  • sudah punya dasar bahasa Inggris
Hero Apakah Scholarship Camp Cocok untuk Kamu? Scholarship Camp

Kuliah ke Luar Negeri Dimulai dari Sini!

Ada banyak cara belajar sendiri, tapi Scholarship Camp memberi percepatan yang signifikan. Berikut alasannya:

Ilustrasi Syarat Scholarship Camp

Intensive IELTS Training

Belajar dengan metode yang efektif bersama Pengajar Global English yang tersertifikasi.

Ilustrasi Syarat Scholarship Camp

Mentoring Beasiswa S2/S3

Bimbingan eksklusif cara mendaftar dan menembus beasiswa luar negeri hingga kamu dinyatakan lolos.

Ilustrasi Syarat Scholarship Camp

Sertifikat Resmi

Bukti otentik keikutsertaan program Scholarship Camp untuk memperkuat portofolio akademikmu.

Ilustrasi Syarat Scholarship Camp

Full Facilities

Akses WiFi, ruang kelas nyaman, modul belajar lengkap, dan dukungan lingkungan belajar 24 jam.

Ilustrasi Syarat Scholarship Camp

Networking Se-Indonesia

Bertemu dan berjuang bersama pejuang beasiswa dari seluruh penjuru negeri.

Alumni Scholarship Camp

Alumni Global English telah diterima di berbagai kampus luar negeri dan berhasil menembus berbagai program beasiswa bergengsi.

Ilustrasi Alumni Scholarship Camp

Farid Muslim

NYCU Scholarship

National Yang Ming Chiao Tung University, Taiwan

International Health Program, College of Medicine

Menjadi salah satu dari 13 peserta yang terpilih dari ratusan pendaftar di Scholarship Camp 4 adalah pengalaman yang tak ternilai. Program ini bukan sekadar tempat belajar IELTS gratis di Kampung Inggris Pare, tapi ruang bertumbuh bersama teman-teman dengan mimpi besar: melanjutkan studi ke luar negeri. Selama lima bulan, kami saling support, belajar, dan bermimpi bersama. Yang paling membekas adalah bagaimana program ini membuka wawasan saya tentang peluang global dan membentuk mindset bahwa keterbatasan bukan penghalang selama kita berani mencoba. Alhamdulillah, mimpi itu mulai terwujud. Kini saya sedang menempuh S2 di National Yang Ming Chiao Tung University, Taiwan mengambil International Health Program, College of Medicine dengan NYCU Scholarship. Terima kasih Global English, selamat berjuang untuk angkatan-angkatan selanjutnya—mimpimu sedang menunggu di depan sana!

Khusna Ainul Mardliyah

MEXT

Kanazawa University

Jepang sering digambarkan dengan bunga sakura, indah, tapi mekar hanya sebentar. Bagi saya, kesempatan juga terasa serupa, yang datangnya tidak lama, sehingga kita harus siap kapanpun ia muncul. Waktu mengikuti Scholarship Camp, saya belum benar-benar tahu sejauh apa mimpi saya bisa dibawa. Yang saya rasakan waktu itu hanya satu: berada di tempat yang membuat mimpi terasa tidak ditertawakan. Kami belajar, berdiskusi, kadang juga saling menguatkan ketika rencana terasa terlalu besar. Perlahan saya mulai percaya bahwa mencoba lebih jauh bukan hal yang mustahil. Hari ini saya belajar di Kanazawa University melalui beasiswa MEXT. Kalau dipikir-pikir, perjalanan ini tidak dimulai dari langkah besar, hanya dari keberanian kecil untuk percaya bahwa mimpi itu layak diperjuangkan.

Rusydan Hadid

LPDP

The University of Edinburgh

Master of Environment, Culture, Society

Tinggi rendahnya sebuah mimpi tergantung dimana kita meneduhkan mimpi-mimpi tersebut. Scholarship Camp adalah tempat dimana saya merasa tidak ada mimpi yang terlalu tinggi untuk digapai, di tempat dimana semangat untuk meraih mimpi itu dipupuk, disiram, dirawat, hingga mimpi-mimpi itu bermekaran.Dari ekosistem belajar positif yang mendorong untuk terus bertumbuh sampai jejaring alumni inspiratif yang tersebar di berbagai belahan dunia, beasiswa ini memberikan kesempatan bagi saya untuk berjalan berdekatan, bahkan sejajar dengan mimpi saya untuk melanjutkan studi di luar negeri.Dan ketika kamu merasa mimpi-mimpi itu terlalu tinggi untuk dicapai, mungkin waktunya kamu mewujudkan dan mengukir ceritamu sendiri dengan menjadi bagian dari Scholarship Camp berikutnya!

Nur Rahmayani

LPDP

Monash University

Dulu saya selalu menganggap kuliah di luar negeri sebagai sesuatu yang terlalu jauh untuk dipikirkan serius. Scholarship Camp perlahan mengubah cara pandang itu. Di sana saya bertemu dengan orang-orang yang berani memasang mimpi tinggi dan benar-benar bekerja untuk mewujudkannya. Lingkungan seperti itu membuat saya ikut terdorong untuk mencoba lebih jauh dari yang sebelumnya saya bayangkan. Proses belajar, berdiskusi, dan saling menguatkan selama program memberi saya keyakinan bahwa kesempatan global bukan hanya milik segelintir orang. Beberapa waktu setelahnya, saya mendapatkan beasiswa LPDP dan kini melanjutkan studi di Monash University. Melihat ke belakang, Scholarship Camp adalah salah satu titik yang membuat perjalanan itu terasa mungkin.

Nispia Asya’bani

Beasiswa Unggulan

Full Time student at Airlangga University, Part time researcher at University of Warsaw, Poland

Science in Islamic Economics

Mengikuti *Scholarship Camp – Global English Scholarship* menjadi salah satu pengalaman yang sangat membentuk perjalanan akademik saya. Sebelum mengikuti program ini, saya sering merasa ragu untuk berbicara dalam bahasa Inggris karena takut melakukan kesalahan. Namun, melalui lingkungan belajar yang suportif dan metode pembelajaran yang interaktif, saya mulai memahami bahwa kemampuan berbahasa bukan tentang menjadi sempurna, melainkan tentang keberanian untuk mencoba dan terus berkembang.Perubahan mindset tersebut membuka banyak peluang bagi saya. Setelah mengikuti program ini, saya mendapatkan kesempatan menjadi *Young Talented Researcher di University of Warsaw, Poland* serta mengikuti *student exchange di Oxford University*. Bagi saya, Scholarship Camp bukan hanya program belajar bahasa, tetapi juga titik awal untuk membangun kepercayaan diri dan mempersiapkan diri menghadapi peluang global.

Shofroul Lailiyah

LPDP

Monash University

Bagi saya, Scholarship Camp menjadi salah satu fase penting yang memperluas cara pandang saya tentang studi global. Program ini bukan hanya ruang belajar bahasa Inggris, tetapi juga tempat bertemunya individu-individu yang memiliki komitmen kuat terhadap pendidikan dan kontribusi bagi masyarakat. Diskusi, latihan, dan proses belajar yang intensif membentuk kebiasaan berpikir yang lebih terbuka serta keberanian untuk menargetkan kesempatan internasional. Ada satu hal yang saya sadari setelah mengikuti Scholarship Camp: mimpi untuk kuliah ke luar negeri sering kali bukan terhalang kemampuan, tetapi oleh keraguan diri. Program ini memberi ruang untuk mematahkan keraguan tersebut. Di sana saya belajar bahwa proses mempersiapkan studi global bukan hanya soal bahasa Inggris, tetapi juga soal cara berpikir, keberanian mengambil peluang, dan disiplin dalam mengejar target. Lingkungan yang penuh semangat membuat saya berani menempatkan mimpi itu sedikit lebih dekat dengan kenyataan. Perjalanan tersebut akhirnya membawa saya meraih beasiswa LPDP dan melanjutkan studi di Monash University, Australia. Scholarship Camp menjadi salah satu titik yang menguatkan langkah saya menuju mimpi tersebut.

Cecep Bryan

LPDP

The University of Melbourne

Scholarship Camp memberikan pengalaman yang memperkaya perjalanan akademik saya. Lingkungan belajar yang kolaboratif membuat setiap peserta saling mendorong untuk berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi peluang internasional. Program ini tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan bahasa, tetapi juga membangun pola pikir yang lebih strategis dalam merencanakan studi lanjut. Dari proses belajar bersama hingga bertukar pengalaman dengan sesama peserta, saya memperoleh perspektif baru tentang bagaimana mempersiapkan diri untuk kompetisi beasiswa global. Bekal tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan saya hingga akhirnya memperoleh beasiswa LPDP dan melanjutkan studi di The University of Melbourne, Australia.

Fauziah Ridwan

Professor

Interuniversity program KU Leuven and VUB

Setiap orang punya cerita berbeda tentang bagaimana mimpi besar itu dimulai. Bagi saya, salah satu bab pentingnya dimulai ketika bergabung di Scholarship Camp. Program ini mempertemukan saya dengan banyak orang yang memiliki orientasi untuk melangkah lebih jauh melalui pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang sangat berkesan bagi saya. Program ini menghadirkan atmosfer yang mendorong peserta untuk berkembang, baik secara akademik maupun secara personal. Melalui proses belajar yang konsisten dan dukungan komunitas yang positif, saya mulai melihat bahwa peluang studi internasional bukan sesuatu yang jauh dari jangkauan. Scholarship Camp membantu saya membangun kepercayaan diri untuk menatap kesempatan tersebut dengan lebih serius. Perjalanan itu kemudian membawa saya memperoleh Professor Scholarship dan melanjutkan studi melalui program interuniversity antara KU Leuven dan Vrije Universiteit Brussel di Belgia. Program ini menjadi salah satu titik penting yang mengarahkan langkah saya menuju dunia akademik global.

Haidir Algi Gaffar Faridha, B.Ed., M.Sc.

Chevening Alumni 2023/2024

University of St Andrews, Scotland, United Kingdom

MSc in TESOL with Technology for Teaching International Education and Lifelong Learning Institute

Ada satu hal yang saya sadari setelah mengikuti Scholarship Camp: mimpi untuk kuliah ke luar negeri sering kali bukan terhalang kemampuan, tetapi oleh keraguan diri. Program ini memberi ruang untuk mematahkan keraguan tersebut. Di sana saya belajar bahwa proses mempersiapkan studi global bukan hanya soal bahasa Inggris, tetapi juga soal cara berpikir, keberanian mengambil peluang, dan disiplin dalam mengejar target. Lingkungan yang penuh semangat membuat saya berani menempatkan mimpi itu sedikit lebih dekat dengan kenyataan. Pengalaman tersebut menjadi fondasi berharga dalam perjalanan akademik saya hingga akhirnya mendapatkan Chevening Scholarship dan melanjutkan studi di University of St Andrews, Inggris. Saya percaya bahwa lingkungan yang tepat mampu mengubah keraguan menjadi langkah nyata menuju peluang global.

Saya mengikuti Teaching Clinic 19 Global English Pare ketika saya dihadapkan kegagalan dalam mendapatkan beasiswa S2. Fase ini bukan berarti pelampiasan namun fase dimana saya mundur selangkah, untuk mempersiapkan kompetensi diri yang cukup dalam meraih mimpi saya tersebut. Berada di lingkungan belajar yang suportif, tutor yang open-minded, serta teman-teman yang memiliki visi dan misi yang sama menjadikan saya semakin bersemangat untuk tumbuh dan berkembang. Dari proses belajar 10 bulan lamanya, saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari cerita Teaching Clinic 19, yang membentuk pribadi percaya diri, terutama dalam bahasa Inggris dari nol. Alhasil, semua perjalanan perlahan membuka pintu cita-cita saya, dan terus memberikan fondasi bagi saya untuk terus berkembang dan belajar kapanpun dan dimanapun.

Alumni Kami Telah Diterima di

Timeline Pendaftaran Scholarship Camp 2026

Pastikan kamu memahami tahapan seleksi dan menyiapkan dirimu dari awal.

26 Januari – 30 Maret 2026

Pendaftaran

2 April 2026

Pengumuman Lolos Adminitrasi

4-5 April 2026

Tes Tulis

8 April 2026

Pengumuman Lolos Tes Tulis

11-12 April 2026

Interview

15 April 2026

Pengumuman Lolos Interview

22 April 2026

Kedatangan ke Global English

27 April 2026

Mulai Program

Sudah siap ikut seleksi? Cek syarat dan siapkan berkasmu dari sekarang!

Cara Daftar Scholarship Camp

Proses pendaftaran dirancang sederhana agar kamu bisa fokus mempersiapkan dokumen dan seleksi.

1

Cek Syarat

Pastikan kamu memenuhi syarat usia, status, latar pendidikan, dan skor bahasa Inggris.

2

Siapkan Dokumen

Lengkapi berkas yang dibutuhkan agar proses seleksi administrasi berjalan lancar.

3

Isi Formulir

Daftarkan diri melalui formulir resmi Scholarship Camp sesuai instruksi yang tersedia.

4

Cek Data Diri

Pastikan seluruh dokumen (Terutama dokumen yang perlu di upload) diunggah dengan lengkap dan jelas.

5

Ikuti Seleksi

Jalani tahapan administrasi, tes tulis, dan interview dengan persiapan terbaikmu.

6

Mulai Program

Jika lolos, kamu akan bergabung dalam program intensif Scholarship Camp 2026.

Video tutorial pendaftaran

Lihat panduan pengisian dan submit formulir agar kamu tahu urutan langkahnya sebelum mulai mengunggah dokumen.

Siap Ubah Masa Depan Bareng Scholarship Camp!

Jangan biarkan kesempatan ini lewat begitu saja. Ribuan alumni sudah membuktikannya, sekarang giliranmu.

Syarat Scholarship Camp

Beasiswa Scholarship Camp terbuka bagi individu terpilih yang memiliki komitmen kuat untuk berkembang di bidang pendidikan bahasa Inggris. Adapun persyaratan yang perlu dipenuhi adalah sebagai berikut:

Belum punya sertifikat TOEFL?

Tes Prediction TOEFL langsung di Global English dan dapatkan sertifikat resminya.

  • Berusia 2030 tahun dan belum menikah
  • Tidak sedang menempuh pendidikan formal
  • Tidak sedang menerima program beasiswa apa pun
  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Lulusan S1 atau S2 dari seluruh disiplin ilmu dengan IPK min. 3,00 atau setara
  • Berniat serius mendapatkan beasiswa untuk kuliah S2 atau S3 ke luar negeri
  • Bersedia mengikuti seluruh peraturan selama mengikuti Scholarship Camp
  • Memiliki Sertifikat TOEFL (500) atau IELTS (5.0) (Prediction atau Official)

Pertanyaan Umum Seputar Scholarship Camp

Masih ada pertanyaan? Cek FAQ di bawah atau hubungi admin kami

  • Seperti apa jadwal pembelajaran di Scholarship Camp?

    Pembelajaran di Scholarsip Camp dirancang secara intensif untuk memastikan progres yang maksimal. Jadwal harian untuk program dimulai pukul 07.00 hingga 20.00, terdapat waktu libur di akhir pekan, selain itu juga ada libur di setiap jeda periode.

  • Apakah ada Tes Potensi Akademik (TPA) dalam seleksi Scholarship Camp?

    Ya, ada. Tes TPA merupakan salah satu tahap wajib dalam seleksi Scholarship Camp. Tes ini (dalam Bahasa Indonesia) bertujuan untuk mengukur kemampuan logika, verbal, dan numerik guna memastikan calon peserta memiliki potensi akademik yang kuat untuk bersaing mendapatkan beasiswa internasional.

  • Bagaimana sistem belajar di Beasiswa Scholarship Camp?

    Kami menerapkan sistem pembelajaran Intensive & Mentoring. Kamu akan fokus pada penguasaan 4 skill IELTS (Listening, Reading, Writing, Speaking) serta bimbingan pendaftaran beasiswa. Jadwal belajar sangat padat untuk memastikan kamu mencapai target skor IELTS dan kesiapan berkas beasiswa dalam waktu 4 bulan.

  • Apa bedanya Beasiswa Scholarship Camp dengan program reguler lainnya?

    Beasiswa Scholarship Camp dirancang khusus sebagai akselerasi beasiswa luar negeri. Perbedaannya terletak pada fokus kurikulum yang spesifik ke IELTS, bimbingan penulisan essay beasiswa, simulasi wawancara beasiswa, serta durasi program yang lebih padat (4 bulan) dibanding kursus reguler.

  • Apakah ada batasan usia atau status pernikahan?

    Ya, ada. Program Scholarship Camp dikhususkan untuk kamu yang berusia 20 – 30 tahun dan berstatus belum menikah. Batasan ini ditetapkan agar peserta dapat fokus sepenuhnya pada persiapan beasiswa luar negeri yang sangat intensif dan membutuhkan komitmen waktu yang tinggi.

  • Berapa estimasi biaya hidup yang perlu disiapkan?

    Karena biaya asrama ditanggung sendiri, estimasi biaya hidup berkisar antara Rp900.000 – Rp1.500.000 per bulan. Biaya ini sudah termasuk sewa kost (mulai Rp300.000-an), makan, dan kebutuhan sehari-hari (laundry/sabun). Biaya ini cukup terjangkau dibandingkan kota besar lainnya.

  • Apakah peserta wajib tinggal di asrama selama program?

    Tidak wajib. Peserta SC diperbolehkan tinggal di kost atau asrama mana saja selama masih berada di area Pare, karena program SC tidak menyediakan fasilitas beasiswa asrama. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi kamu untuk memilih tempat tinggal yang sesuai dengan kenyamananmu.

  • Saya belum bisa bahasa Inggris sama sekali, apakah boleh daftar?

    Untuk program SC, pendaftar wajib memiliki dasar bahasa Inggris yang cukup. Syarat utamanya adalah melampirkan sertifikat TOEFL (Boleh Predictions) (min. 500) atau IELTS (min. 5.0). Program ini difokuskan langsung pada persiapan IELTS tingkat lanjut dan mentoring beasiswa, bukan belajar dari nol. Jika kamu masih basic, kami sarankan mendaftar ke program Teaching Clinic (TC).

  • Kapan pendaftaran dibuka?

    Beasiswa Teaching Clinic dibuka 2 kali dalam setahun, Karena kuota terbatas, pastikan kamu selalu up-to-date dengan informasi resminya, silakan follow akun Instagram @globalenglishpare serta @globalenglish.scholarship atau pantau langsung website kami!

  • Apakah ada biaya pendaftaran?

    Tidak ada biaya pendaftaran, seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apapun, Global English menanggung penuh (100% GRATIS) biaya pendidikan (kursus) serta tempat tinggal (asrama).

Jangan Sampai Ketinggalan, Segera Daftar!

Ubah masa depanmu bersama Teaching Clinic! Program pelatihan intensif dengan ribuan alumni sukses. Kuota terbatas, amankan kursi Anda hari ini. Jangan sampai ketinggalan, segera daftar!”