Inilah Degree of Comparison 3 Bentuk dan Rumusnya Lengkap

Bagikan :

Sobat Global English pastinya sering mendengar kata more, less atau the most kan? Nah, itu namanya degree of comparison. Degree of comparison digunakan ketika kita hendak membandingkan satu hal dengan yang lain, yang umumnya diterapkan pada adjective (kata sifat) dan adverb (kata keterangan).

Degree of Comparison

Ada tiga tingkatan dalam degree of comparison, yaitu :

  1. Positive Degree
  2. Comparative Degree
  3. Superlative Degree

1. Positive Degree of Comparison

Maksud positive di sini adalah bentuk asli dari adjective atau adverb dalam sebuah kalimat. Artinya, bentuk positive degree adalah bentuk adjective atau adverb yang tidak menunjukkan perbandingan. Berikut di antara adjective yang paling sering digunakan :

[table id=13 /]

Sedangkan contoh adverbnya adalah berikut :

[table id=most-common-adv /]

Nah sobat, kita juga bisa membuat perbandingan antar dua benda/orang/grup menggunakan bentuk positive degree ini, yakni dengan pola :

“S + V + as Adjective/Adverb as + S [Vsub]/as Opron.”

Keterangan :

  • S = Subject
  • Opron = Objective Pronoun (me/you/him/dsb.)
  • V = Verb
  • Vsub = Verb Subtitute (verb pengganti)
  • [] = Boleh ada boleh tidak

Pola pembandingan ini digunakan saat kita hendak menunjukkan bahwa kedua benda/orang/grup itu setara.

Contoh adjective:

  • Retmi is as popular as Djafar (is).
  • Retmi sama terkenalnya dengan Djafar.
  • Ikhwan looked as handsome as Andi (did).
  • Ikhwan terlihat seganteng Andi.
  • You will be getting as tired as him.
  • Kamu akan menjadi sama lelahnya dengan dia.
  • My house was as far from school as yours (was).
  • Rumah saya juga jauh dari sekolah seperti rumahmu.
  • I want to be as strong as Dwayne Johnson (is)
  • Saya ingin menjadi sekuat Dwayne Johnson.

2. Comparative Degree of Comparison

Comparative degree maksudnya adalah pembandingan antara dua benda/orang/grup dengan maksud melebihkan salah satunya. Mudahnya, makna yang dihasilkan dari bentuk comparative adalah “lebih ___ daripada ___“.

Comparative degree dapat diterapkan pada adjective dan beberapa jenis adverb, khususnya adverb of manner (cara) dan frequency (tingkat keseringan).

Comparative Degree of Adjective

Pola comparative degree untuk adjective adalah :

“S BE adjective+er/more adjective [than S (BE)]/[than Opron].”

Keterangan :

  • BE bisa berupa “is, am, are, was, were, been, being, be” tergantung jumlah subject dan tenses yang digunakan.
  • adjective+er digunakan pada salah satu kondisi berikut:
    • adjective hanya terdiri dari satu suku kata. Contoh : smartertallershorter, stronger, bigger.
      • NB : jika adjective-nya berakhiran satu huruf mati seperti big, maka huruf terakhir digandakan = bigger.
    • adjective terdiri dari dua suku kata tapi berakhiran “y”. Contoh : happier,  funnierearlierhealthier.
      • NB: huruf “y” pada kata tersebut berubah menjadi “ier”. happy = happier.
  • more adjective digunakan jika:
    • adjective terdiri dari dua suku kata atau lebih. Contoh : more expensive, more beautiful, more comfortable, more responsible.
  • than S (BE)” atau “than Opron” sifatnya opsional, boleh dimunculkan dan boleh tidak.

Perhatikan contohnya berikut:

  • Thanos is bigger than Iron man (is).
  • Thanos lebih besar daripada Iron Man.
  • My tree will be taller than this house (will).
  • Pohonku akan jadi lebih tinggi daripada rumah ini.
  • Grammar is easier to learn than mathematics (is).
  • Grammar itu lebih mudah daripada matematika.
  • This room was more comfortable than my room (was).
  • Ruangan ini lebih nyaman daripada ruanganku.

Comparative Degree of Adverb

Pola comparative untuk adverb tidak jauh berbeda. Namun, adverb yang bisa dibentuk comparative hanya adverb of manner dan beberapa adverb of frequency dan time. Polanya adalah :

“S V adverb+er/more adverb than S (V)/than Opron.”

Keterangan :

  • Kalimat tersebut tidak menggunakan BE karena BE tidak diikuti oleh adverb of manner ataupun frequency. Artinya, mereka datang setelah verb-verb biasa.
  • adverb+er digunakan pada salah satu kondisi berikut:
    • adverb hanya terdiri dari satu suku kata. Namun, adverb dengan jenis ini hanya sedikit jumlahnya. Contoh : harderfasterhigher, sooner, later, lower.
    • adverb “early” adalah satu-satunya adverb yang berakhiran “y” yang diubah menjadi “ier” = earlier.
  • more adverb digunakan pada semua adverb selain dua jenis di atas dan selain irregular adverbs, yang akan dijelaskan nanti.

Perhatikan contohnya berikut :

  • Wahyu runs faster than Fath (does).
  • Wahyu lari dengan lebih cepat daripada Fath.
  • Sammy can jump higher than Baqi (can).
  • Sammy bisa lompat lebih tinggi daripada Baqi.
  • Ira came earlier than her tutor (did).
  • Ira datang lebih dini daripada tutornya.
  • I want to learn more seriously tomorrow.
  • Saya ingin belajar dengan lebih serius besok.

Appendix

1. Participial Adjective

Participial adjective adalah semua adjective yang dibentuk dari Ving dan V3, seperti : boring & bored, tiring & tired, interesting & interested, relaxing & relaxed, shocking & shocked.

Ketika dijadikan comparative degree, maka pembentukannya hanya menggunakan more + Ving/V3. Contoh :

  • I’m more bored to watch TV than read books.
  • Saya lebih bosan menonton TV daripada membaca buku.
  • That news was more shocking than the previous one.
  • Berita tersebut lebih mengagetkan daripada yang sebelumnya.

2. Intensifier dalam Comparative Degree

Maksud intensifier di sini adalah penguat sifat. Secara makna, kita menambahkan kata “jauh/agak/sedikit” sebelum kata “lebih”, seperti jauh lebih kuat, agak lebih giat, sedikit lebih nyaman.

Berikut beberapa intensifier tersebut:

[table id=intensifiers /]

Contoh :

  • Galuh is much stronger than Epi.
  • Galuh jauh lebih kuat daripada Epi.
  • Abi has studied somewhat harder.
  • Abi sudah belajar agak lebih giat.
  • This room is a bit more comfortable now.
  • Ruangan ini jauh lebih nyaman sekarang.

3. Penggunaan “Less”

Penggunaan -er dan more itu adalah untuk membandingkan dengan makna lebih. Kita juga bisa membandingkan dengan lawan kata dari more, yakni less. Jika kita gunakan less, maka kita menunjukkan bahwa suatu benda/orang/grup itu tidak lebih dari yang lain. Polanya adalah :

S BE less adjective [than S (BE)]/[than Opron].

Keterangan :

  • Bagaimanapun bentuk adjective-nya, entah itu satu suku kata atau lebih, kita hanya menggunakan penambahan less.
  • Penggunaan less + adjective ini jarang digunakan. Ketimbang mengatakan less big (tidak lebih besar), orang lebih sering mengatakan smaller (lebih kecil).

Perhatikan contoh di bawah :

  • Nowadays, humans are getting less intelligent.
  • Sekarang ini, manusia menjadi tidak lebih pintar (lebih bodoh).

Baca Juga : Penggunaan Gerund dan To Infinitive

3. Superlative Degree of Comparison

Superlative degree maksudnya adalah pembandingan antara satu benda/orang/grup dengan tiga atau lebih. Makna yang dihasilkan dari bentuk superlative adalah “paling” atau “ter-“.

Sebagaimana comparative, superlative juga bisa diterapkan pada adjective dan adverb.

Superlative Degree of Adjective

Pola untuk adjective adalah :

“S BE the adjective+est/the most adjective [n][in/of n].”

Keterangan :

  • Ketentuan penggunaan -est sama dengan -er dalam comparative, begitu pula the most sama dengan more.
    • Contoh untuk -est adalah : smartesttallestshortest, strongest, biggest, happiestfunniestearliesthealthiest.
    • Contoh untuk the most adalah : most expensive, most beautiful, most comfortable, most responsible.
  • the” dalam superlative harus disertakan, jangan sampai hilang. Kecuali jika setelah adjective tersebut terdapat noun, maka the dapat diganti oleh possessive yakni my, your, their, our, his, her, its dan noun’s.
  • Setelah adjective-nya, boleh disertakan noun atau dihilangkan. Contoh : She is the most beautiful (girl) in here.
  • in/of” setelah superlative pun sifatnya opsional, boleh ada boleh tidak. “in” diikuti oleh noun tempat, sedangkan “of” diikuti oleh noun golongan. Contoh : in here/of all girls.

Simak contoh berikut ini :

  • Cipa was the skinniest of all female TC13 members.
  • Cipa adalah yang paling langsing di antara semua anggota perempuan TC13.
  • Nisa has been my most patient friend.
  • Nisa telah menjadi temanku yang paling sabar.
  • This is the most convenient room in this apartment.
  • Ini adalah ruangan ternyaman di apartemen ini.
  • Neni will get the highest score in her faculty.
  • Neni akan mendapat skor tertinggi di fakultasnya.

Superlative Degree of Adverb

Polanya untuk adverb adalah :

S V the adverb-est/the most adverb [in/of n].

Keterangan :

  • Secara umum, ketentuannya sama dengan superlative untuk adjective.
  • Ketentuan penggunaan -est untuk adverb sama dengan -er dalam comparative, yakni penggunaannya yang hanya sedikit.
    • Contoh untuk adverb-est adalah : hardestfastesthighest, soonest, latest, lowest.

Simak contoh berikut :

  • Indana talked the loudest of all the audiences.
  • Indana berbicara paling keras di antara para hadirin.
  • Soffi smiles the most sweetly in the class.
  • Soffi telah mencoba dengan paling giat di kelas.
  • Cheetahs can run the fastest.
  • Cheetah bisa berlari dengan paling cepat.
  • Ail came the earliest yesterday.
  • Ail datang paling dini kemarin.

Appendix

1. Penggunaan “The Least”

Untuk menunjukkan lawan kata dari the most, kita bisa gunakan the least yang artinya “paling tidak”. Contoh : paling tidak cocokpaling tidak penting. Polanya berarti :

S V the least adjective [in/of n].

Keterangan :

  • Apapun bentuk adjective-nya, polanya tetap dengan penambahan the least.

Contoh :

  • I think you are the least suitable person for the job.
  • Menurutku kamu adalah orang yang paling tidak cocok dengan pekerjaan itu.
  • This requirement is the least important of all.
  • Persyaratan ini adalah yang paling tidak penting di antara yang lain.

Irregular Degree of Comparison

Perlu diperhatikan bahwa aturan jumlah suku kata untuk penambahan -er/-est dan more/the most itu hanyalah standar umum. Ada beberapa jenis adjective dan adverb yang perubahan comparative dan superlativenya itu irregular, dalam arti tidak mengikuti aturan jumlah suku kata.

Irregular Adjectives

Berikut di antara mereka, mulai dari positive – comparative – superlative :

  • able – abler – the ablest
  • bad – worse – the worst
  • gentle – gentler – the gentlest
  • good – better – the best
  • late (waktu) – later – the latest
  • late (urutan) – latter – the last
  • far (jarak) – farther – the farthest
  • far (waktu) – further – the furthest
  • fun – more fun – the most fun
  • little (ukuran) – littler – the littlest
  • little (jumlah) – less – the least
  • many/much – more – the most
  • old (benda) – older – the oldest
  • old (orang) – elder – the eldest
  • simple – simpler – the simplest

Contoh :

  • One Piece is better than Naruto.
  • One Piece lebih bagus daripada Naruto.
  • My money will be more than yours.
  • Uangku akan jadi lebih banyak daripada uangmu.
  • This is the latest version of the software.
  • Ini adalah versi paling akhir dari software tersebut.

Irregular Adverbs

Berikut di antara mereka, mulai dari positive – comparative -superlative :

  • well – better – the best
  • badly – worse – the worst
  • little – less – least
  • far – farther/further – the farthest/the furthest
  • much – more – the most

Contoh :

  • Martha understands grammar the most in the class.
  • Martha paling paham tentang grammar di kelas.
  • I can solve this better than you.
  • Saya bisa menyelesaikan ini dengan lebih baik daripada kamu.

Nah, sobat Global English, begitulah penjelasan sederhana mengenai degree of comparison. Catat baik-baik perbedaan penggunaan degree of comparison ini ya. Kalau selama ini sudah salah menggunakan, jangan lupa untuk segera diperbaiki. Silahkan berikan tambahan atau pertanyaan di kolom komentar ya.