
Kali ini Mimin Global mau bahas satu topik yang sering banget ditanyain sama kalian yang baru rencana mau ke Kampung Inggris Pare. Jujur deh, pasti banyak dari kalian yang masih ragu buat berangkat ke Pare karena mitos-mitos tentang Kampung Inggris yang beredar di luar sana kan?
Ada yang bilang seru tapi cukup menantang, ada yang bilang susah, dan macem-macem deh. Padahal, aslinya nggak seram atau seaneh itu, lho. Cerita-cerita ini akhirnya jadi mitos tentang Kampung Inggris yang bikin kalian maju-mundur buat daftar.
Supaya kalian nggak salah paham lagi dan persiapannya lebih matang, yuk kita luruskan apa saja mitos tentang Kampung Inggris yang sebenarnya nggak benar. Kita bahas santai saja ya, biar jelas realitanya seperti apa.
Baca Juga: CFD di Kampung Inggris Pare: 5 Hal Yang Wajib Dicoba
Kenapa Banyak Mitos tentang Kampung Inggris Pare yang beredar?
Biasanya, mitos tentang Kampung Inggris ini muncul karena cerita dari mulut ke mulut yang informasinya kurang lengkap atau bisa juga karena ekspektasi yang terlalu tinggi. Padahal, suasana di sini itu santai banget dan jauh dari kesan kaku.
1. Harus Punya Dasar Bahasa Inggris Dulu?

Mitos tentang Kampung Inggris yang paling sering Mimin Global dengar adalah Teman Global harus punya dasar bahasa Inggris sebelum ikut kelas. Padahal kenyataannya, kita akan belajar mulai dari nol!
Teman Global, kalau kamu belum bisa bahasa Inggris, justru itu alasannya harus ke Kampung Inggris Pare. Mayoritas orang yang datang ke Pare itu tujuannya memang buat belajar dari dasar. Jadi, mitos tentang Kampung Inggris yang bilang Teman Global harus jago dulu itu salah.
Di kelas, Teman Global bakal ketemu banyak teman yang kemampuannya sama. Tutornya juga bakal ngajarin pelan-pelan dari materi yang paling gampang. Jadi nggak perlu takut diketawain atau merasa tertinggal. Di sini tempatnya buat salah dan memperbaiki diri.
2. Semua Orang di Pare Ngomong Bahasa Inggris?
Ada cerita kalau penjual cilok, ibu kos, sampai orang lewat di jalanan Pare pasti ngomong pakai bahasa Inggris. Mitos tentang Kampung Inggris ini memang terdengar keren, tapi kurang tepat.
Bahasa sehari-hari warga asli Pare adalah tetap berkomunikasi pakai Bahasa Jawa atau Bahasa Indonesia dalam kesehariannya. Jadi, mitos tentang Kampung Inggris bahwa satu desa full bahasa Inggris itu nggak sepenuhnya benar ya, Teman Global!
Memang, karena sudah terbiasa dengan banyaknya pelajar, pedagang di sekitar tempat kursus jadi mengerti kata-kata dasar seperti angka atau pesanan makan dalam bahasa Inggris. Beberapa dari mereka juga ada yang mengikuti pelatihan bahasa Inggris sehingga acap kali lancar ngobrol memakai bahasa Inggris.
Tapi tenang aja, meski begitu pedagang nggak akan mengajak Teman Global ngobrol panjang lebar soal tata bahasa kok. Jadi, Teman Global tetap bisa jajan dengan tenang, itung-itung latihan percaya diri ngomong pakai bahasa inggris.
3. Biaya Hidup di Pare Mahal Banget?

Karena namanya sudah terkenal se-Indonesia, banyak yang mengira biaya hidup di sini mahal kayak di kota besar. Ini juga termasuk mitos tentang Kampung Inggris yang perlu diluruskan.
Pare itu letaknya di Kabupaten Kediri dan biaya hidup di sini masih sangat terjangkau buat kantong pelajar. Kalau Teman Global pintar mengatur uang, mitos tentang Kampung Inggris soal biaya mahal itu nggak akan kejadian.
Harga makanan di sini variatif dan murah meriah. Sewa sepeda, yang jadi kendaraan utama juga ramah di kantong. Jadi, buat Teman Global yang mau menabung atau berhemat, Pare adalah tempat yang tepat. Nggak perlu takut uang saku cepat habis asal gaya hidupmu nggak berlebihan.
4. Belajar Sebulan Pasti Langsung Lancar?
Banyak yang berekspektasi kalau pulang dari Kampung Inggris Pare, otomatis langsung lancar tanpa hambatan. Hati-hati, ini mitos tentang Kampung Inggris yang bisa bikin kecewa kalau Teman Global nggak paham prosesnya.
Belajar bahasa itu butuh proses, Teman Global. Mitos tentang Kampung Inggris sebagai tempat ajaib yang bisa bikin pintar dalam semalam itu nggak nyata. Lingkungan di sini memang mendukung banget karena ada camp dan teman praktik, tapi hasilnya balik lagi ke usaha mandiri Teman Global.
Kalau di kelas rajin tapi pas di asrama malah jarang ngomong Inggris, ya hasilnya nggak akan maksimal. Kuncinya ada di konsistensi dan keberanian Teman Global buat praktik setiap hari.
5. Isinya Cuma Anak Sekolah dan Kuliah?

“Min, aku sudah kerja, nanti di sana temannya anak kecil semua dong?”
Tenang, ini juga salah satu mitos tentang Kampung Inggris yang sering bikin orang dewasa ragu buat datang. Faktanya yang belajar di Pare itu campur banget. Mulai dari anak sekolah yang lagi liburan, mahasiswa, fresh graduate, sampai karyawan yang mau lanjut S2 atau cari beasiswa.
Di kelas-kelas tertentu kayak TOEFL atau IELTS, biasanya justru banyak diisi oleh orang dewasa. Jadi, mitos tentang Kampung Inggris cuma buat remaja itu nggak benar. Teman Global pasti bisa menemukan teman satu frekuensi buat diajak diskusi dan belajar bareng.
6. Peraturan Camp Itu Menyiksa?
Beredar kabar kalau tinggal di asrama (camp) itu aturannya ketat banget. Harus bangun pagi buta, nggak boleh ini-itu, dan ada dendanya pula. Ini mitos tentang Kampung Inggris Pare yang agak berlebihan.
Memang ada aturan English Area (wajib bahasa Inggris) di camp. Tujuannya biar kita terbiasa ngomong. Kalau melanggar, hukumannya biasanya yang seru-seruan aja, kayak menghafal vocab tambahan atau pidato singkat.
Tujuannya bukan buat menghukum, tapi buat mengingatkan. Mitos tentang Kampung Inggris soal aturan ini sebenarnya cuma cara tutor buat bantu kita lebih disiplin. Malah, momen-momen kena hukuman bareng teman sekamar itu sering jadi kenangan yang paling lucu.
Baca Juga: 6 Cara Asyik Belajar Listening di Kelas Kampung Inggris
Kesimpulan
Nah, itu dia beberapa fakta buat menjawab mitos tentang Kampung Inggris yang selama ini beredar. Ternyata nggak seberat yang dibayangkan, kan? Semuanya wajar-wajar saja dan justru diupayakan untuk mendukung proses belajar Teman Global.
Saran Mimin, jangan terlalu percaya sama mitos tentang Kampung Inggris yang belum tentu benar sumbernya. Lebih baik kamu cari info yang valid atau tanya langsung ke teman yang pernah ke sini. Pare itu tempat yang asyik buat belajar dan nambah pengalaman, kok.
Gimana, Teman Global? Sudah lebih yakin buat berangkat? Sampai ketemu di Pare!
Siap Mematahkan Mitos dengan Skill Nyata?
Jangan biarkan keraguan dan mitos-mitos itu menahan langkah Teman Global untuk menguasai Bahasa Inggris, ya!
Jika Teman Global butuh lompatan skill tercepat dan terintensif dalam waktu singkat, berarti ini saatnya Bahasawan ikut 1 Month English Booster Program dari Global English.
Dalam 1 bulan, Bahasawan akan mendapatkan total belajar hingga 180 jam (untuk program Camp), dengan 3 sampai 4 kelas setiap hari! Ini adalah cara paling efektif untuk membuktikan: Bahasa Inggris Bahasawan BISA nge-boost dalam waktu 30 hari!
Tunggu apa lagi? Stop menunda, start upgrade skill!
[DAFTAR 1 MONTH BOOSTER ENGLISH DI SINI!!!]
Referensi:
- Aldijana, M. B. (2024). Anggapan Sesat Seputar Kampung Inggris Pare yang Beredar di Masyarakat. Kamu Masih Percaya Nomor Berapa?. Terminal, Mojok.co. https://mojok.co/terminal/anggapan-sesat-seputar-kampung-inggris-pare-yang-beredar-di-masyarakat/


